Senin, 22 Oktober 2012
dalil-dalil yasinan
TEMAN...DICARI KEBENARANNYA..
HADITS DHA’IF (Lemah) dan MAUDHU’ (Palsu)
Adapun hadits-hadits yang semuanya dha’if (lemah) dan atau maudhu’
(palsu) yang dijadikan dasar tentang fadhilah surat Yasin diantaranya
adalah sebagai berikut :
1. ” Siapa yang membaca surat Yasin
dalam suatu malam, maka ketika ia bangun pagi hari diampuni dosanya dan
siapa yang membaca surat Ad-Dukhan pada malam Jum’at maka ketika ia
bangun pagi hari diampuni dosanya”.(Ibnul Jauzi, Al-Maudhu’at, 1/247).
Keterangan :
Hadits ini Palsu.
Ibnul Jauzi mengatakan, hadits ini dari semua jalannya adalah batil, tidak ada asalnya.
Imam Daruquthni berkata : Muhammad bin Zakaria yang ada dalam sanad
hadits ini adalah tukang memalsukan hadits. (Periksa : Al-Maudhu’at,
Ibnul Jauzi, I/246-247, Mizanul I’tidal III/549, Lisanul Mizan V/168,
Al-Fawaidul Majmua’ah hal. 268 No. 944).
2. ” Siapa yang membaca surat Yasin pada malam hari karena mencari keridhaan Allah, niscaya Allah mengampuni dosanya”.
Keterangan :
Hadits ini Lemah.
Diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitabnya Mu’jamul Ausath dan
As-Shaghir dari Abu Hurairah, tetapi dalam sanadnya ada rawi Aghlab bin
Tamim. Kata Imam Bukhari, ia munkarul hadits. Kata Ibnu Ma’in, ia tidak
ada apa-apanya (tidak kuat). (Periksa : Mizanul I’tidal I:273-274 dan
Lisanul Mizan I : 464-465).
3. ” Siapa yang terus menerus membaca surat Yasin pada setiap malam, kemudian ia mati maka ia mati syahid”.
Keterangan :
Hadits ini Palsu.
Hadits ini diriwayatkan oleh Thabrani dalam Mu’jam Shaghir dari Anas,
tetapi dalam sanadnya ada Sa’id bin Musa Al-Azdy, ia seorang pendusta
dan dituduh oleh Ibnu Hibban sering memalsukan hadits. (Periksa
:Tuhfatudz Dzakirin, hal. 340, Mizanul I’tidal II : 159-160, Lisanul
Mizan III : 44-45).
4. ” Siapa yang membaca surat Yasin pada permulaan siang (pagi hari) maka akan diluluskan semua hajatnya”.
Keterangan :
Hadits ini Lemah.
diriwayatkan oleh Ad-Darimi dari jalur Al-Walid bin Syuja’. Atha’ bin
Abi Rabah, pembawa hadits ini tidak pernah bertemu Nabi shallallaahu
‘alaihi wa sallam. Sebab ia lahir sekitar tahun 24H dan wafat tahun
114H.(Periksa : Sunan Ad-Darimi 2:457, Misykatul Mashabih, takhrij No.
2177, Mizanul I’tidal III:70 dan Taqribut Tahdzib II:22).
5.
“Siapa yang membaca surat Yasin satu kali, seolah-olah ia membaca
Al-Qur’an dua kali”. (Hadits Riwayat Baihaqi dalam Syu’abul Iman).
Keterangan :
Hadits ini Palsu.
(Lihat Dha’if Jamiush Shaghir, No. 5801 oleh Syaikh Al-Albani).
6. “Siapa yang membaca surat Yasin satu kali, seolah-olah ia membaca
Al-Qur’an sepuluh kali”. (Hadits Riwayat Baihaqi dalam Syu’abul Iman).
Keterangan :
Hadits ini Palsu.
(Lihat Dha’if Jami’ush Shagir, No. 5798 oleh Syaikh Al-Albani).
7. “Sesungguhnya tiap-tiap sesuatu mempunyai hati dan hati (inti)
Al-Qur’an itu ialah surat Yasin. Siapa yang membacanya maka Allah akan
memberikan pahala bagi bacaannya itu seperti pahala membaca Al-Qur’an
sepuluh kali”.
Keterangan :
Hadits ini Palsu.
Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (No. 3048) dan Ad-Darimi 2:456. Di dalamnya terdapat Muqatil bin Sulaiman.
Ayah Ibnu Abi Hatim berkata : Aku mendapati hadits ini di awal kitab
yang di susun oleh Muqatil bin Sulaiman. Dan ini adalah hadits batil,
tidak ada asalnya. (Periksa : Silsilah HaditsDha’if No. 169, hal.
202-203)
Imam Waqi’ berkata : Ia adalah tukang dusta. Kata Imam
Nasa’i : Muqatil bin Sulaiman sering dusta.(Periksa : Mizanul I’tidal
IV:173).
8. “Siapa yang membaca surat Yasin di pagi hari maka
akan dimudahkan (untuknya) urusan hari itu sampai sore. Dan siapa yang
membacanya di awal malam (sore hari) maka akan dimudahkan urusannya
malam itu sampai pagi”.
Keterangan :
Hadits ini Lemah.
Hadits ini diriwayatkan Ad-Darimi 2:457 dari jalur Amr bin Zararah.
Dalam sanad hadits ini terdapat Syahr bin Hausyab. Kata Ibnu Hajar : Ia
banyak memursalkan hadits dan banyak keliru. (Periksa :Taqrib I:355,
Mizanul I’tidal II:283).
9. “Bacakanlah surat Yasin kepada orang yang akan mati di antara kamu”.
Keterangan :
Hadits ini Lemah.
Diantara yang meriwayatkan hadits ini adalah Ibnu Abi Syaibah (4:74
cet. India), Abu Daud No. 3121. Hadits ini lemah karena Abu Utsman, di
antara perawi hadits ini adalah seorang yang majhul (tidak diketahui),
demikian pula dengan ayahnya. Hadits ini juga mudtharib (goncang
sanadnya/tidak jelas).
10. ” Tidak seorang pun akan mati, lalu
dibacakan Yasin di sisinya (maksudnya sedang naza’) melainkan Allah akan
memudahkan (kematian itu) atasnya”.
Keterangan :
Hadits ini Palsu.
Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam kitab Akhbaru Ashbahan I
:188. Dalam sanad hadits ini terdapat Marwan bin Salim Al Jazari. Imam
Ahmad dan Nasa’i berkata, ia tidak bisa dipercaya. Imam Bukhari, Muslim
dan Abu Hatim berkata, ia munkarul hadits. Kata Abu ‘Arubah Al Harrani,
ia sering memalsukan hadits. (Periksa : Mizanul I’tidal IV : 90-91).
Penjelasan
Abdullah bin Mubarak berkata : Aku berat sangka bahwa orang-orang
zindiq (yang pura-pura Islam) itulah yang telah membuat riwayat-riwayat
itu (hadits-hadits tentang fadhilah surat-surat tertentu).
Dan
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata : Semua hadits yang mengatakan,
barangsiapa membaca surat ini akan diberikan ganjaran begini dan begitu
SEMUA HADITS TENTANG ITU ADALAH PALSU. Sesungguhnya orang-orang yang
memalsukan hadits-hadits itu telah mengakuinya sendiri.
Mereka
berkata, tujuan kami membuat hadits-hadits palsu adalah agar manusia
sibuk dengan (membaca surat-surat tertentu dari Al-Qur’an) dan
menjauhkan mereka dari isi Al-Qur’an yang lain, juga kitab-kitab selain
Al-Qur’an. (Periksa : Al-Manarul Munffish Shahih Wadh-Dha’if,hal.
113-115).
Dengan demikian jelaslah bahwa hadit-hadits tentang
fadhilah dan keutamaan surat Yasin, semuanya LEMAH dan PALSU. Oleh
karena itu, hadits-hadits tersebut tidak dapat dijadikan hujjah untuk
menyatakan keutamaan surat ini dan surat-surat yang lain, dan tidak bisa
pula untuk menetapkan ganjaran atau penghapusan dosa bagi mereka yang
membaca surat ini.
Memang ada hadits-hadits shahih tentang keutamaan surat Al-Qur’an selain surat Yasin, tetapi tidak menyebut soal pahala.
Wallahu A’lam
Sumber :
Kutaib “Yasinan” , Oleh Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas]
Islam Kaffah
Langganan:
Postingan (Atom)
ISRA' MI'RAJ ROSULULLOH SAW
Perisitiwa Isra Miraj Ahlus Sunnah mengimani bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah di-isra’-kan oleh Allah dari Makka...
-
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI A. Pola Pemebelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komuni...
-
Tahlilan dalam Pandangan NU, Muhammadiyah, PERSIS , Al Irsyad, Wali Songo, Ulama Salaf dan 4 Mazhab Penjelasan Dari Nahdalatul Ulama (NU...
-
JIKA KEIKHLASAN SEORANG GURU DIUJI Kata “ikhlas” mudah diucapkan, namun sulit untuk diamalkan dan dijalankan. Sebab, selalu dicampur...
